• RSUD Syamrabu Dikunjungi DPRD Trenggalek

    RSUD Syamrabu Dikunjungi DPRD Trenggalek

    RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Bangkalan kedatangan tamu dari Kabupaten Trenggalek, Kamis (15/3) siang. Tamu tersebut adalah anggota Komisi IV DPRD Trenggalek, sebanyak sebelas orang. Rombongan Komisi IV DPRD Trenggalek ini berkunjung dalam rangka untuk belajar, mencari pencerahan dan dijadikan acuan serta inspirasi bagi rumah sakit yang ada di Trenggalek.

    ”Kedatangan kami ke sini adalah untuk belajar, mencari pencerahan lah, sebab rumah sakit kami masih tipe C,” kata Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek Samsul Anang.

    Di sisi lain, Komisi IV DPRD Trenggalek berkunjung sebagai bentuk attensi dan apresiasi bagi RSUD Syamrabu yang telah menjadi Rumah Sakit bertipe B di Bangkalan.

    Memang sejak tahun 2005, RSUD Syamrabu dinyatakan sebagai rumah sakit bertipe B. Saat itu, Rumah Sakit Syamrabu masih bernama Rumah Sakit Daerah Prof. Dr. Sitiawan Kartosoedirdjo. Dengan SK Menkes Nomor 922/Menkes/SK/ VI /2005, rumah sakit ini baru berubah menjadi RSUD Syamrabu yang telah dikenal oleh masyarakat Bangkalan sekarang ini.

    Dipilihnya RSUD Syamrabu oleh Komisi IV DPRD Trenggalek, sebagai acuan untuk mengembangkan RS di Trenggalek, selain bertipe B. RSUD Syamrabu menerapkan inovasi yang luar biasa, mampu bekerja sama dengan rumah sakit besar lainnya, tenaga kerja dan rekrutmennya sangat terbuka dan alat-alatnya yang sudah lengkap.

    Selain bertemu dengan direktur RSUD Syamrabu, rombongan ini berkeliling rumah sakit untuk melihat ruangan yang nyaman untuk pasien, pelayanan yang ramah dan tentunya alat yang lengkap dan sudah canggih. Sebelum mengakhiri kunjungannya ini, Samsul berpesan agar RSUD Syamrabu meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdiannya terhadap masyarakat Madura.

    Di tempat yang sama, Direktur RSUD Syamrabu drg. Yusro yang menemani kunjungan rombongan dari Komisi IV DPRD Trenggalek berharap, agar setelah adanya kunjungan ini, dapat menjalin kerjasama dengan rumah sakit yang ada di Trenggalek yang telah dikenal oleh masyarakat Bangkalan.

    ”Sebenarnya kami biasa saja, bukan rumah sakit istimewa, tapi ketua Komisi IV DPRD Trenggalek sampai berkunjung ke sini, berarti bukan tanpa informasi,” tambahnya. (KM38/waw)

    Leave a reply →

Leave a reply

Cancel reply