• NICU RSUD Syamrabu Berhasil Tangani Pasien Gastroschisis

    NICU RSUD Syamrabu Berhasil Tangani Pasien Gastroschisis

    Neonatal Intensive Care Unit (NICU) Rumah Sakit Umum Daerah Syarifah Ambami Ratu Ebu (RSUD Syamrabu), telah berhasil melakukan operasi pada pasien gastroschisis asal Kecamatan Konang.

    Dokter Spesialis Konsultan Bedah Anak RSUD Syamrabu Sapta Prihartono Rachman mengatakan, pasien dengan kelainan gastroschisis merupakan kasus langka. RS Syamrabu sendiri sudah kedua kalinya menangani kasus serupa dan berhasil menyelamatkan pasien tersebut.

    “Alhamdulillah, karena NICU di sini bagus dan peralatannya lengkap. Pasien ini akhirnya selamat dan sudah dioperasi,” paparnya saat ditemui di rumah sakit.

    Dokter Sapta menjelaskan, bahwa gastroschisis merupakan kelainan kelahiran, yakni masih belum menutupnya dinding perut. Sehingga ususnya berada di luar dinding. Pasien dengan kelahiran tersebut, jelas Sapta, harus dilakukan operasi untuk menyelamatkan nyawanya.

    Jika tidak segera dioperasi, lebih lanjut Sapta menjelaskan, usus tersebut akan membengkak, dan jika sudah membengkak, usus tidak bisa dimasukkan. Nyawa si anak bisa tidak tertolong.

    “Di sini belum sampai sehari ya, 14 jam langsung operasi, jadi ususnya masih bagus dan Alhamdulillah bisa kemarin sudah ditutup,” jelasnya.

    Ditambahkan, saat ini pasien sudah dibawa pulang dan kondisinya sudah membaik dan sehat. Ia hanya berpesan kepada Ali Imron selaku ayah dari pasien untuk melakukan perawatan pasca operasi, agar si anak tetap membaik. Sebab jika setelah pasca operasi tidak dilakukan perawatan dengan baik, kondisi si anak bisa buruk dan bisa-bisa tidak terselamatkan.

    “Operasinya sih simpel, meskipun tidak ada tehnik-tehnik tertentu yang kami lakukan. Tetapi yang terpenting, perawatan pasca operasi, jika tidak ditangani secara telaten, dengan baik, bisa tidak terselamatkan,” imbuhnya.

    Selain itu, sebelumnya NICU RSUD Syamrabu telah melakukan operasi pada pasien asal Tanah Merah, Bangkalan dengan kelainan atresia esofagus atau tracheo esofageal fistel (TEF) tipe C, yakni kelainan yang terjadi karena saluran di leher atau kerongkongan untuk bagian makan tertutup (buntu, red).

    “Sebelumnya, kami juga telah berhasil melakukan operasi dengan pasien atresia esofagus,” tukasnya.

     

    Sumber: http://kabarmadura.co/2018/04/30/nicu-rsud-syamrabu-berhasil-tangani-pasien-gastroschisis/

    Leave a reply →

Leave a reply

Cancel reply